### Pengantar Plasmodium knowlesi *Plasmodium knowlesi* adalah spesies parasit malaria yang secara alami menginfeksi monyet, terutama kera ekor panjang (*Macaca fascicularis*) dan kera berekor babi (*Macaca nemestrina*) di Asia Tenggara. Spesies ini menjadi perhatian karena kemampuannya untuk menginfeksi manusia, menyebabkan malaria zoonosis. ### Siklus Hidup P. knowlesi Siklus hidup *P. knowlesi* melibatkan dua inang: inang vertebrata (monyet dan manusia) dan inang vektor (nyamuk Anopheles). #### Pada Inang Vertebrata (Monyet/Manusia) 1. **Infeksi:** Sporozoit dari kelenjar ludah nyamuk Anopheles yang terinfeksi masuk ke aliran darah inang saat nyamuk menggigit. 2. **Fase Hati (Siklus Eksoeritrositik):** Sporozoit bergerak ke sel hati dan berkembang biak secara aseksual menjadi merozoit. 3. **Fase Darah (Siklus Eritrositik):** Merozoit dilepaskan dari hati, menginfeksi sel darah merah, dan berkembang biak secara aseksual. Fase ini menyebabkan gejala klinis malaria. * **Ciri Khas:** *P. knowlesi* memiliki siklus eritrositik yang sangat cepat, sekitar 24 jam, yang dapat menyebabkan peningkatan parasitemia yang cepat dan penyakit parah. 4. **Pembentukan Gametosit:** Beberapa merozoit berkembang menjadi gametosit (bentuk seksual parasit) yang kemudian siap untuk diambil oleh nyamuk. #### Pada Inang Vektor (Nyamuk Anopheles) 1. **Pengambilan:** Nyamuk Anopheles betina mengambil gametosit saat menghisap darah dari inang yang terinfeksi. 2. **Fase Nyamuk (Siklus Sporogonik):** Di dalam usus nyamuk, gametosit berkembang menjadi ookinet, yang menembus dinding usus dan membentuk oocyst. 3. **Pembentukan Sporozoit:** Oocyst berkembang biak secara aseksual, menghasilkan sporozoit yang bermigrasi ke kelenjar ludah nyamuk, siap untuk menginfeksi inang vertebrata berikutnya. ### Penularan P. knowlesi ke Manusia *P. knowlesi* adalah satu-satunya spesies *Plasmodium* yang menginfeksi manusia dengan siklus 24 jam. - **Zoonosis:** Penularan terjadi dari monyet ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles yang sama yang menggigit kedua inang tersebut. - **Wilayah Endemik:** Kasus malaria *P. knowlesi* pada manusia sebagian besar dilaporkan di Asia Tenggara, terutama di Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Singapura. - **Faktor Risiko:** Peningkatan deforestasi dan aktivitas manusia di dekat habitat monyet dan nyamuk dapat meningkatkan risiko penularan. ### Gejala dan Diagnosis pada Manusia #### Gejala Gejala malaria *P. knowlesi* mirip dengan malaria lain, tetapi karena siklus replikasi yang cepat, dapat dengan cepat berkembang menjadi parah. - **Gejala Umum:** Demam, menggigil, sakit kepala, mual, muntah. - **Komplikasi Berat:** Anemia berat, gagal ginjal akut, distress pernapasan, ikterus, dan bahkan kematian jika tidak diobati dengan cepat. #### Diagnosis Diagnosis *P. knowlesi* seringkali menantang karena morfologinya di apusan darah mikroskopis dapat menyerupai *P. malariae* atau *P. falciparum* muda. - **Mikroskopis:** Sulit dibedakan dari spesies *Plasmodium* lain. Ciri khasnya adalah adanya "band forms" dan trofozoit yang menyerupai *P. malariae*. - **PCR (Polymerase Chain Reaction):** Metode diagnosis yang paling akurat untuk mengkonfirmasi infeksi *P. knowlesi* karena dapat membedakannya dari spesies lain. - **Rapid Diagnostic Tests (RDTs):** Beberapa RDT mungkin tidak dapat mendeteksi *P. knowlesi* secara spesifik atau dapat memberikan hasil positif palsu untuk spesies lain. ### Pengobatan dan Pencegahan #### Pengobatan - **Obat Antimalaria:** *P. knowlesi* umumnya sensitif terhadap klorokuin, tetapi resistensi telah dilaporkan. Artesunat atau artemeter-lumefantrine sering digunakan sebagai lini pertama, terutama pada kasus parah. - **Pentingnya Diagnosis Cepat:** Karena progresivitas penyakit yang cepat, diagnosis dan pengobatan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius. #### Pencegahan - **Pengendalian Vektor:** Penggunaan kelambu berinsektisida, penyemprotan insektisida di dalam ruangan, dan pengelolaan lingkungan untuk mengurangi tempat perkembangbiakan nyamuk. - **Perlindungan Diri:** Menggunakan repelan nyamuk, mengenakan pakaian pelindung, terutama saat berada di area endemik atau di dekat hutan. - **Edukasi Masyarakat:** Meningkatkan kesadaran tentang risiko malaria *P. knowlesi* dan pentingnya mencari pertolongan medis jika mengalami gejala.